2021 Bullet Journal Set Up



2021 BULLET JOURNAL SET UP

Tahun ini saya merencanakan untuk mulai mengadopsi metode bullet journal untuk men-tracking kegiatan saya. Baik yang personal, pekerjaan maupun komunitas. Buat yang baru banget denger kata bullet journal ini, bisa mampir dulu ke tulisan saya yang ini: Produktif dengan Bullet Journal dan Apa Itu Bullet Journal

JURNAL TERPILIH

Media 1: Bullet Journal Serambi Jemma 2021

Saya memutuskan menggunakan dua jurnal yang ada pada gambar di atas. Shine Bride Planner dari Bride Talk Indonesia dan Ramadhan Planner dari KMPro.

Shine Bride Planner ini saya dapat dari mengikuti Ultimate Class: Mendesain Hidup Muslimah 2021 yang masih berjalan sampai akhir Februari. Planner ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah workbook dari Ultimate Class. Bagian kedua adalah dotted page yang dapat ditulis dapa pun yang saya mau. Pada dotted pages ini saya membuat bullet journal.

Ramadhan Planner ini awalnya tidak akan saya gunakan. Karena jujur saja isinya lebih banyak pengetahuan perihal ibadah-ibadah di bulan Ramadhan dan tambahan penjelasan mengenai bulan-bulan hijriah lainnya. Tapi, setelah mendapatkan beberapa kajian perihal bulan Rajab, saya tertarik untuk membuka kembali Ramadhan Planner yang saya beli tahun lalu ini dan ternyata tracker-tracker-nya dimulai dari bulan Rajab. Semacam persiapan menuju ramadhan.

Wah, pas banget bulan Februari ini bertepatan dengan bulan Rajab. Akhirnya, saya putuskan untuk menggunakan Ramadhan Planner sebagai ibadah tracker. Lumayan juga nggak perlu buat-buat lagi karena sudah ada templatenya dan sesuai dengan kebutuhan saya. 

Sehingga, kedua buku ini saling melengkapi satu sama lain. Memang agak ribet untuk bolak-balik buka dua buku ini setiap harinya, tapi selama kita menikmati apa yang dilakukan nggak akan pernah sia-siakan lelahnya.

INDEX

Media 2: Index dari Shine Bride

Untuk bagian index, saya nggak perlu buat lagi karena di Shine Bride sudah ada. Tinggal nerusin halaman baru yang saya gunakan. Yey, lebih sedikit usaha untuk garis-garis dan buat judulnya.

KEY

Media 3: Key

Key ini berfungsi sebagai penanda to-do list saya apakah sudah selesai, perlu dilanjutkan besok, ditunda, dibatalkan termasuk apakah ini bentuknya task atau event. Untuk bagian ini, saya buat sendiri. Yang tertera pada media 3, itulah key yang saya gunakan dan sudah sesuai dengan kebutuhan saya.

FUTURE LOG

Media 4: Future Log

Future Log ini menggunakan 4 halaman. 6 bulan per dua halaman. Saya sengaja memberikan ruang cukup banyak jaga-jaga kalau ada banyak event, cie... hihihihi...

SUBSCRIPTION

Media 5: Bullet Journal Subscription

Eits.. maaf ya diburamkan. Sudah diisi. Bagian subscription ini saya isi dengan tanggal berakhir langganan platform digital saya. Seperti domain serambijemma, Canva Pro dan lainnya. Saya juga memasukkan jadwal dari bersihin AC, service motor, pajak STNK dan segala yang perlu dilakukan berkala dalam jangka waktu tertentu. Biar nggak lupa. 

YEAR IN POLAROID

Media 6: Year in Polaroid

Year in Polaroid ini terinspirasi dari Youtuber. Saya pikir seru juga satu highlght per bulan dicetak dan didokumentasikan di bullet journal. Nah, dikarenakan saya tidak punya kamera polaroid, nanti fotonya akan saya print di e-commerce langganan. Masih memilih sih, apakan cetak photocard atau cetak polaroid yang penting template-nya dibuat dulu.

THINGS TO CHECKOUT

Media 7: Things to Checkout

Ini juga terinspirasi dari Youtuber. Bagian ini saya butuhkan untuk menulis akun instagam, youtube, blog dan lainnya yang memang perlu saya cek berkala. Baik untuk belajar maupun sekadar hiburan. Karena, walau sudah di-subscribe atau di-follow tetap saya sering lupa. Agar saya tidak sering-sering terdistraksi karena tetiba mampir keakun-akun lain.

TRACKER

Selanjutnya adalah bagian tracker atau kalau Ryder Carroll, sang pengembang bullet journal, menyebutnya collection. Tracker yang saya buat, benar-benar saya sesuaikan dengan apa saja yang menjadi goals saya tahun ini. Periode tracker yang saya buat juga bukan bulanan seperti kebanyakan orang. Saya memilih tahunan agar saya bisa lebih mudah melihat perkembangannya.

Tracker yang saya buat diantaranya:
  • Periode Tracker: Saya sebenarnya menggunakan aplikasi juga untuk periode tracker ini. Fungsinya dalam bullet journal adalah sebagai back up manual jika terjadi sesuatu dengan aplikasinya. 
  • Tilawah Tracker: Tilawah tracker ini saya khususnya untuk men-tracing tilawah rutin setelah subuh sebanyak dua halaman. Saya sedang melatih diri untuk selalu tilawah setelah subuh. Di mana pun saya berada.
  • Reading Tracker: Saya juga mau melihat bagaimana kebiasaan saya membaca buku, jadilah reading tracker ini dibuat.
Media 8: Periode, Tilawah dan Reading Tracker
  • Reading Log: berbeda dengan reading tracker, reading log ini mendokumetasikan buku apa saja yang telah selesai saya baca dan telah saya buat resume/rangkumannya pada kategori Rabuku.
Media 9: Reading Log
  • Kelas Literasi Ibu Profesiona (KLIP) Tracker: Tahun ini saya berencana gabung di sini. Dengan tujuan melenturkan tulisan. Sudah lama nggak nulis dan kaku bangetkan tulisan-tulisan saya ini macem kanebo. Saya tahu bahwa diri ini nggak akan terpacu lebih kalau nggak ada target apalagi lingkungan yang mendukung, maka kehadiran KLIP ini membantu sekali. Berikut penampakan dari KLIP tracker-nya. Yang dibulatkan hitam artinya saya setor tulisan pada hari tersebut. Ini difotonya saat masih bulan Januari, jadi belum terlihat bulat-bulat hitam pada bulan Februari. Doakan lolos sepuluh tulisan ya setiap bulannya.
Media 10: KLIP Tracker
  • KLIP Badge Tracker: Ini merupakan kumpulan badge yang saya dapatkan setiap bulannya. Semacam apresiasi untuk diri sendiri. 
Media 11: KLIP Badge

  • Weight and Waist Tracker: yang ini waktu bikin deg-degan sih. Apakah nanti angkanya akan semakin naik atau semakin turun. Tapi, tujuannya bukan ngurusin badan. Lebih kearah tetap sehat. 
Media 12: Weight & Waist Tracker
  • Excercise Tracker: Satu hal yang jarang sekali saya lakukan setahun kemarin, yaitu olahraga. So, tahun ini saya sudah berniat untuk minimal sepekan sekali adalah olahraganya. Dengan target terbaik olahraga lima kali dalam sepekan. 
Media 13: Exercise Tracker
  • Puasa Tracker: Berharap tahun ini bisa lebih banyak puasa senin - kamis. Tracker ini semoga bisa menjadi saksi saya berhasil mencapainya.
Media 14: Puasa Tracker

  • Ibadah Tracker (dari Ramadhan Planner): nah, mutabaah harian gitu bahasa kerennya. Tracker ini saya nggak buat sendiri, karena sudah tersedia di Ramdhan Planner. 
Media 15: Sholat Wajib Tracker

Media 16: Ibadah Sunnah Tracker

Media 17: Tilawah Satu Juz per Hari Tracker
  • No Coffee Tracker: terakhir, tracker yang saya buat dengan sangat ambisius. Sesuka itu sama kopi tapi nantangin bangetkan judulnya. Hahaha... sebenernya inti dari tracker ini untuk memanta asupan kafein harian saya. Masih sulit untuk ngelepasnya, karena saya sudah secandu itu. 
Media 18: No Coffee Tracker

Bisa diperhatikan dokumentasi dari bullet journal saya, hampir 80% saya desain di Canva. Nggak buat manual. Saya mau bullet journal saya tetap terlihat indah walaupun tulisan saya jelek dan saya nggak bisa gambar. Untuk teman-teman yang mau ber-bullet journal ria, tapi menyadari keterbatasnnya dalam handlettering dan menggambar, bisa ditiru trik ini. Yang penting mau buatnya dan ngeprintnya.

Sekian, bullet journal set up 2021 saya. Semoga bisa memberikan manfaat bagi teman-teman yang membacanya. Ada yang buat bullet journal juga? Ditunggu ceritanya di kolom komentar.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages