Journal Prompt for Depression: Prompt 3


Prompt 3: Describe something positive that happened this week

Pekan ini saya mengunjungi orang tua, sekaligus bertemu dengan kemenakan. Sepasang yang lucu-lucu. Usia mereka 3 dan menuju 2 tahun. Mereka sedang berlibur di sini. Asalnya dari Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Mereka sudah tiba sejak sepekan yang lalu. Namun, saya dan suami baru bisa datang pekan ini. Dan, kami sudah berencana memberikan kejutan dengan datang tanpa memberitahu terlebih dahulu. 

Berat sekali rasanya menunggu seminggu itu. Berat, kalau kata Dilan. Tapi, demi kelancaran kejutan maka saya tahan-tahan. Padahal, H-1 sudah gereget mau nge-WA berkabar besok akan ke sana. Sesampainya kami di rumah orang tua, mereka dari dalam rumah segera berteriak dan memanggil nama kami dengan bahagia. Berlari menuju kami diselingi loncat-loncat kecil. Sambutan yang begitu ceria. 

Senang sekali bisa bertemu mereka. Sudah setahun lebih tidak bertemu. Sang kakak kini sudah pandai berbicara. Adik yang saat pindah ke Linggau belum bisa merangkak sekarang sudah pandai berjalan dan loncat-loncat. Kami bermain, bercerita, menghabiskan waktu bersama dengan penuh suka cita. Benar-benar menikmati momen yang ada. Bertemu mereka memberikan efek positif bagi saya. Rindu yang telah lama berkubang ini, telah terpenuhi. 

Teknogi memang mendekatkan yang jauh. Panggilan video dapat kapan pun dilakukan jika ingin saling bertukar sapa. Namun, rindu akan kehadiran mereka di depan mata, dapat memeluknya, melihat langsung ekspresi wajahnya saat bercerita memiliki kenangan tersendiri yang berbeda. Setiap pertemuan, memang selalu menyisakan kisah yang berbeda. Meninggalkan gambaran-gambaran yang akan selalu disimpan atau dibuang.

Corona yang hampir setahun melanda negeri ini, semakin menguatkan makna pertemuan-pertemuan itu. Membantu kita memilih pertemuan mana yang diutamakan, makan yang selingan dan mana yang diperlukan untuk membuat kenangan. Kelak, saat raga tak ada lagi saya berharap ananda berdua dapat mengingat pertemua singkat kami di masa kecil mereka. Serta, menjadikannya bagian dari memori terbaik sepanjang hidup mereka.

Ayska dan Jiro, singkat sekali pertemuan kita kali ini. Tak genap dua hari. Karena kalian harus segera kembali untuk menghadiri pemakaman Opa kalian. Semoga Allah menakdirkan pertemuan-pertemuan lainnya diantara kita. Jemma sayang kalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages